Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2015

Saya Sudah Kuliah 4 Tahun, Blog!


Sarah - Futry - Saya di hari kelulusan Futry.
Semarang, 7 September 2015.

Halo blog! Apa kabar? Begitu banyak kisah yang tidak sempat aku ceritakan padamu. Begitu banyak waktu yang ku lewatkan tanpa ku libatkan kamu didalamnya.

Tahun ini bagai tahun yang begitu luar biasa. Satu persatu kemudahanNya terlimpah secara cuma-cuma untukku. Sahabat, guru, dan segala macam hal rasanya Ia berikan untukku dan mengantarkan aku hingga menjadi seorang Sarjana Teknik. Kalau dikatakan apakah aku salah seorang mahasiswa super dengan IPK cumlaude? Tidak. Apakah aku salah satu seorang mahasiswa super rajin hingga bisa lulus tepat waktu? Tidak. Apakah aku seorang mahasiswa dengan kemampuan yang diatas rata-rata sehingga bisa menjadi satu-satunya lulusan yang tidak cumlaude? Tidak. Entah apa yang mengantarkan aku sampai sejauh ini. Aku hanya merasa Allah begitu luar biasanya memberikan langkah yang mudah, urusan yang senantiasa Ia perlancar, dan dorongan yang luar biasa melalui hamba-hambaNya yang memang lebih luar biasa daripada aku.


Sarah - Futry - Saya di hari kelulusan saya dan Sarah.
Semarang, 8 September 2015.

Aku pernah bercerita sebelumnya, ada dua orang terdekat selama masa kuliah. Dan keduanya inilah yang senantiasa mendorongku menjadi salah satu lulusan yang bisa dikatakan tidak ada apa-apanya ini. Mereka yang selalu mengingatkan aku tentang orang tua, masa depan, dan segala kemungkinan terbaik yang sebenarnya sama-sama belum pasti. Mereka hanya mengajarkanku bagaimana caranya tetap berusaha disegala situasi. Mereka yang mengajarkan aku bahwa semua harus dicoba terlebih dulu, hasilnya bagaimana yaa tinggal pasrah.  Segala bentuk kekuatan optimisme sebagian besar, bahkan hampir semuanya berasal dari dua anak ini.


Sarah Bonita dan Futry Tria Christy.


Aku dan kedua manusia yang kadang menyebalkan ini, seolah tersesat di satu universitas pilihan kedua, fakultas dan jurusan yang sama. Teknik Lingkungan – UNDIP. Hidup selama empat tahun di satu atap yang sama, setiap tahap yang kita lalui hampir selalu sama. Kuliah – kosan – kelas – kerja praktek – topik TA – laboratorium penelitian – lulus – (Insya Allah) wisuda, BERTIGA!
Yang kemudian sadar, kalau kami sama sekali tidak tesesat. Tapi ibi takdir. Semacam garis yang sudah Ia tentukan untuk kami, tentunya.

Ah! Kalau nanti sudah tidak dengan mereka ............ bagaimana ya?



“Semoga Allah senantiasa jadiin kalian orang yang tetep rendah hati dan menggantikan segala kekuatan yang kalian kasih buat gw dengan sesuatu yang jauh lebih besar. Semoga semakin didekatkan dengan segala hajatnya. Semoga JODOH semakin dekkaaaaaatttt. Aamiin.”

Minggu, 02 November 2014

Kesanmu

pic from your web

Kamu bukan kaka tersayangku. Tapi aku begitu mengagumi dan menyayangimu. Rasa yang tidak pernah aku sangka akan hadir ketika melihatmu begitu banyak mengukir cerita yang tidak semua orang bisa melakukannya.
Kamu bukan kaka yang menyenangkan. Berdiskusi, berbicara, atau sekedar bersenda gurau, entah mengapa menjadi hal yang amat menyenangkan ketika dilakukan denganmu.
Satu lagi, kamu juga bukan kaka yang paling hebat. Tapi aku melihatmu bagai tidak ada lagi yang mampu menandingi kehebatanmu. Seperti yang aku ceritakan di awal, kamu hanya mampu melakukan sesuatu yang lebih yang mungkin orang lain takut untuk melakukannya.



Allah Maha Adil, ya ka..
Kalau ada hari ini, tentu saja ada hari yang baru saja dilewati. Allah juga menciptakan esok hari dimana hari ini sudah mampu kita lewati. Begitu juga dengan apa yang pernah kaka lalui.
Kemarin, hari ini, dan esok (masa yang akan datang) bukan hanya sekedar bahasa yang tidak asing dalam bahasa yang kita gunakan, tapi sungguh maknanya tak bisa kita jabarkan dalam satu lembar kertas saja. Kamu lebih dulu satu tahun dalam melakukan segalanya dibanding aku. Melebihi satu tahun untuk kembali memulai hari yang baru.

Kemarin, hari bersejarah yang jelas semua orang inginkan. SARJANA. Adakah makna lain dari sekedar selesai dari empat tahun? Adakah ka? Hanya kaka yang bisa menjawabnya. Tapi kalau aku boleh sok tahu, begitu besar besar besar besaaaaarr sekali maknanya untukmu. Kaka bukan hanya sekedar menjadikan diri kaka yang sebenarnya, kaka juga sudah mulai banyak melangkah untuk melalui fase yang dimana orang lain akan lupa sebenarnya hidup ini untuk apa. Begitu kan, ka? Seperti yang pernah kamu ceritakan padaku, hidup ini sebenarnya untuk apa? Apa hanya sebatas sarjana setelah empat tahun?

Kembali aku diingatkan kalau Allah lah Yang Maha Adil. Ketika kaka sudah mengawali satu tahun lebih dulu, dan mengakhirinya satu tahun lebih dulu. Begitu juga kaka akan bertemu awal yang baru lagi di waktu yang bersamaan dengan yang baru saja kaka akhiri. Selamat menempuh jalan baru, ka. Selamat mengukir sejarah baru.



Kakaku, tidak banyak yang bisa aku sampaikan di sini. Hanya saja terimakasih banyak atas apa yang sudah kaka berikan. Melihatmu menangis kemarin rasanya ingin tetap memelukmu, sayangnya tidak bisa. Maafkan aku. Semoga kaka selalu sukses dimanapun Ia menempatkan kaka. Semoga semua citanya selalu diberkahi yaa. Doakan aku yang nakal ini untuk tetap berjuang menyusulmu. Maafkan aku yang nakal ini kalau terlalu banyak melakukan hal yang tidak menyenangkan hati kaka yaa.


Salam cinta dari
Adik ternakalmu.
Nur Illahiyah Munggaran.


Rabu, 09 April 2014

Subjek - Objek

Belakangan ini, saya mencoba sangat berhati-hati terhadap apa yang ingin saya lakukan. Saya sempat berfikir sedikit terhadap yang saya lakukan, apakah saya sudah mempertimbangkan hak orang lain atau belum disana. Walau kadang memang masih sering terlewatkan sehingga kesan egois dari diri saya masih begitu jelas terlihat.

Subjek – Objek.
Dua kata diatas ini harus menjadi hal yang benar-benar dipertimbangkan dari apa yang akan saya lakukan. Saya melakukan hal A, berlaku sebagai subjek, kemudian ada orang lain yang menjadi objek. Dan disaat yang sama ketika saya melakukan hal A tersebut saya bisa menjadi objek terhadap subjek tertentu. Oleh karena itu, kemudian saya dituntut harus benar-benar hati-hati dan pandai melihat situasi dan kondisi ketika saya hendak melakukannya. Apakah nanti akan merugikan pihak tertentu atau tidak?


******

Rabu, 07 Agustus 2013

Jumat, 26 Juli 2013

You, My Old Friends, I Miss You


“Kita akan selalu membutuhkan mereka untuk mengerti bahwa kita tumbuh semakin besar, menjadi semakin dewasa, dan mengingatkan kita begitu banyak hal yang berubah dan berganti setiap waktunya."

photo from here

Rabu, 10 April 2013

Kamu dan Mereka


“Berada di tengah kalian belakangan ini, membikin saya merasa … merasa … merasa seperti memasuki rumah baru dengan anggota keluarga baru.”

Entah bagaimana pada awalnya, mungkin sesuatu yang dipaksakan itu tidak selalu menjadi hal yang buruk pada akhirnya. Sahabat Litbang tercinta. Sahabat PSDM HMTL tersayang. Dan sahabat seumur hidup terkasih. 

Kamis, 12 Juli 2012

Ini Sekedar Perbincangan Bodoh


photo from here


Aku hanya butuh menina bobokan tubuhku sendiri saat gelap yang memang rasanya semakin pekat. Ketika aku bahkan tak bisa bercengkrama dengan kamu.
Aku kadang hanya butuh bercermin untuk memanjakan muka yang masam sedari kemarin. Bersama kamu yang jenuh mengikuti apa yang aku lakukan terhadap kata dan polahku saat kamu berhadapanku.

Jumat, 30 Maret 2012

Sahabat Seperti Setia

photo from here

(lagi)

Membendung riuh gemerlap.

Berlari hingga habis keramaian.

Rabu, 14 Maret 2012

Sabtu, 03 Maret 2012

Kamu Sudah Menjadi Teman Terbaik Saya

photo from here

Tidak banyak yang bisa saya sampaikan sebenarnya. Cuma kalimat di atas. Yaaa.. Cuma kalimat di atas dalam gambar tersebut. Kamu sebagai teman saya.

Selasa, 28 Februari 2012

Aku dan Kamu (Novi Safitri)

Aku dan kamu (Novi Safitri)
satu-satunya foto bareng kamu yang tersisa.
yang lain hilang bersama hp dan fd yang kurang beruntung itu :(

Biasa dipanggil Nono.
Entah kenapa belakangan ini rasanya kangeeeen banget sama kamu, No.
Aku kangen banget kalau kamu udah berdiri di depan pintu kamar kosan buat ngecek kebenaran cerita kita waktu d isms atau telepon. Aku kangen kamu waktu kamu datang tiba-tiba masuk kamar dan tiduran dengan gak tau dirinya di kasur yang jelas-jelas aku lagi tiduran nyaman diatasnya. Aku kangen kamu waktu kita yang pengen banget pulang ke rumah padahal baru sampe di kosan. Aku kangen kamu waktu aku yang gak jelas ini selalu ngeluh ‘gimanaaa dooonnggg?’ sama kamu, padahal aku juga bener-bener gak tau apa yang lagi aku ‘gimana dong-in’. aku hafal, setelah kata gimana dong itu, kamu pasti bilang, “Ah, paling gak ada yang di pikirin sebenernya.” Dan aku mengangguk kemudian nyengir.

Kamis, 23 Februari 2012

Tell Me!

photo from here

Saya mungkin bukan pendengar yang baik. Tapi sebenarnya saya peduli, entah bagaimana menunjukan rasa kepedulian saya terhadap orang lain yang mungkin membutuhkan saya sebagai pendengar atau penasihat yang baik. Walau saya sanguinin yang popular, tapi saya senang mendengarkan orang lain bercerita, saya senang mencermati orang lain bercerita kepada saya, pertama saya bisa mengerti mereka dari tutur kata yang diceritakan atau plot yang mereka tuturkan. Dan kedua karena saya tau saya sedang di butuhkan dan saya akan jauh lebih senang jika ternyata saya bisa membantu mereka dengan apa adanya saya.

Jumat, 17 Februari 2012

A True Friend

photo from here
Tiba-tiba saya sangat merindukan seseorang datang mengetuk kamar saya dengan berbagai macam ekspresinya ketika tepat saya buka kamar. Atau mereka yang tiba-tiba memasang ekspresi yang beragam ketika berada di lawang pintu kamar saya, sedang saya berada didalam heran melihatnya.