![]() |
| photo from here |
Bukan saja tempat ini yang menjadi sangat menarik untukku
meski kosong, untuk helakan nafas barang sejenak. Kursi jajar di sudut taman
dengan penerangan lampu kuning diatasnya. Hilir angin mengibas pelan ujung
pashminaku, tapi rasanya seperti dihantarkan bisikan yang coba ku tahan hampir
delapan puluh enam hari belakangan ini. Bisikan namaku yang coba kamu panggil
dengan lembut, mengisyaratkan kasih yang sesak karena dibuahi rindu didalamnya.
Senyummu yang terkembang di sela saat kamu sebutkan namaku.








