Minggu, 08 Januari 2012

Maaf

photo from here



Meragu aku kalau yang kau bilang bukan aku, memang aku
Tapi bagaimana bisa ketika keliru,
Malah menghantam pilu?

Baik hilang,
Sesal hantui..
Maaf, aku hanya kurang hati-hati..

Jangan lagi marah berkepanjangan..
Aku masih mungkin resah sampai esok karena ini..




2 komentar:

Awaludin Nandar mengatakan...

Gundah apa yang meraja di hatimu??
Kenapa tak kau ungkapkan kepadanya

Apa ia akan mengerti
sementara kau hanya diam tanpa arti
apa ia akan pahami
sementara kau menahan pilu dalam diri

Katakanlah..
Agar tak ada lagi tanya yang meraja di hati

ila mengatakan...

ada sedikit batas yang bukan 'kita' atau bukan aku dan dia, tapi aku atau dia. .