Selasa, 28 Februari 2012

Hal Teremeh

photo from here

Saya hanya ingin bercerita satu hal. Ini kecil, sangat kecil, hal yang sangat teramat kecil. Bahkan kamu akan tertawa geli kenapa juga saya sangat berlebihan.

“Udah?” tanyamu.
“Ah, ayo, udah kok.”

Aku dan Kamu (Novi Safitri)

Aku dan kamu (Novi Safitri)
satu-satunya foto bareng kamu yang tersisa.
yang lain hilang bersama hp dan fd yang kurang beruntung itu :(

Biasa dipanggil Nono.
Entah kenapa belakangan ini rasanya kangeeeen banget sama kamu, No.
Aku kangen banget kalau kamu udah berdiri di depan pintu kamar kosan buat ngecek kebenaran cerita kita waktu d isms atau telepon. Aku kangen kamu waktu kamu datang tiba-tiba masuk kamar dan tiduran dengan gak tau dirinya di kasur yang jelas-jelas aku lagi tiduran nyaman diatasnya. Aku kangen kamu waktu kita yang pengen banget pulang ke rumah padahal baru sampe di kosan. Aku kangen kamu waktu aku yang gak jelas ini selalu ngeluh ‘gimanaaa dooonnggg?’ sama kamu, padahal aku juga bener-bener gak tau apa yang lagi aku ‘gimana dong-in’. aku hafal, setelah kata gimana dong itu, kamu pasti bilang, “Ah, paling gak ada yang di pikirin sebenernya.” Dan aku mengangguk kemudian nyengir.

Kamis, 23 Februari 2012

Jessie J - Who You Are


video


Suka banget deh sama lagi ini, maknanya dapet dan lagunya juga emang enak. Tapi di cari gak dapet-dapet ih mp3-nya. Apa emang saya yang gak ngerti nyarinya atau gimana ya? hhmm -_-

Well, enjoy! :)

Tell Me!

photo from here

Saya mungkin bukan pendengar yang baik. Tapi sebenarnya saya peduli, entah bagaimana menunjukan rasa kepedulian saya terhadap orang lain yang mungkin membutuhkan saya sebagai pendengar atau penasihat yang baik. Walau saya sanguinin yang popular, tapi saya senang mendengarkan orang lain bercerita, saya senang mencermati orang lain bercerita kepada saya, pertama saya bisa mengerti mereka dari tutur kata yang diceritakan atau plot yang mereka tuturkan. Dan kedua karena saya tau saya sedang di butuhkan dan saya akan jauh lebih senang jika ternyata saya bisa membantu mereka dengan apa adanya saya.

Rabu, 22 Februari 2012

Hilang Satu Cangkir Kopi *repost*


Bicaralah meski kamu diwajibkan diam bahkan sampai kecupan terakhirmu pada cangkir putih itu. Aku akan tetap mangamati. Mengamati sampai habis nyaliku untuk sekedar tahu mengapa kamu terus diam dan membiarkan orang lalu lalang di depanku, menyapamu, dan aku masih kamu bekukan. Tidak! Tidak! Aku tidak akan dulu menanyakan kamu, sejak kapan aku melihatmu semakin memikat meski kita sedikitpun tak pernah bertabrakan pandang, lagi. Takdirmu mungkin bukan aku, tapi ini takdirku. Bicaralah! Kalau masih juga enggan untuk bicara, tersenyumlah sedikit ke arahku, atau tak perlu sejauh itu, meliriklah dan sadari aku duduk di depanmu, sekarang, Rani.

Senin, 20 Februari 2012

Seperti Ini Sedari Sebelumnya

photo from here
Saya bukan sedang memulai sesuatu seperti kejujuranmu pagi ini. Tapi bercampur rasanya sejak namamu yang paling saya tunggu masuk ke dalam ponsel saya dan dengan sangat tiba-tiba kamu mengucapkan bahwa kamu mulai menyukai saya. Saya? Entahlah apa yang saya rasa sesaat sesudah mendengar kejujuranmu, namun yang sangat jelas adalah sesuatu yang baru kamu mulai itu sudah cukup lama saya mulai. Entah  kapan dan apa yang menjadi permulaannya, yaaa kurang lebih seperti ini nampaknya. Saya tak tanya alasannya apa dan tak juga tanya sejak kapan padamu. Karena sekali lagi, saya sama sekali tak tahu harus melakukan apa, walau kamu dengan gayamu seperti biasanya berucap, "bawa santai saja."

Jumat, 17 Februari 2012

Kamu Yang Datang Tiba-Tiba, Tidak Lama Akan Pergi Lagi, Kan?

photo from here

Saya lebih baik memilih tidur sebenarnya, dibanding harus merasakan beberapa hal yang kamu lakukan terhadap saya belakangan ini. Candaanmu mungkin memang selayaknya candaan seorang phlegmatis selayaknya kamu, tapi lain untuk saya yang bisa saja seharian memikirkannya  yang terlanjur bersarang di benak saya dan memacu debar semakin kencang, meracau tenang saya.

So, I'll Just be Quiet

photo from here

A True Friend

photo from here
Tiba-tiba saya sangat merindukan seseorang datang mengetuk kamar saya dengan berbagai macam ekspresinya ketika tepat saya buka kamar. Atau mereka yang tiba-tiba memasang ekspresi yang beragam ketika berada di lawang pintu kamar saya, sedang saya berada didalam heran melihatnya.

Selasa, 14 Februari 2012

Karena Saya Ingin Menulis

photo from here


Saya sangat menikmati ketika saya harus menulis. Tak pernah saya pikirkan ejaan, bahasa yang saya pakai, atau apapun. Saya hanya pakai apa yang saya rasa, yang dibiarkan mengalir dan tak saya buat terpaksa harus menulis. Ketika ingin menulis, yaa saya mencoba menulis. Kalau ketika saya sangat ingin menulis, tapi ternyata tak ada satupun kata yang bisa saya tulis, saya diam, bisa jadi kadang saya malah uring-uringan tidak jelas. Karena saya hanya ingin menulis.

Minggu, 12 Februari 2012

Berawal Dari Tanah Pertama Hujan

photo from here
Baiklah. Sebelum liburan saya dengan bangganya membuat berbagai rencana dan target-target supaya liburan gak membosankan. Dan ternyata, bawaan males saya lebih besar godaannya dibandingkan apapun. Ckckc omong doang -_-

Akhirnya, tadi pagi dengan gak sengaja saya posting di group Kiral. (Jadi Kiral ini sebenarnya singkatan dari Komunitas Sastra Analis. Yaaa kegiatannya posting info menulis, sharing artikel tentang menulis, posting karya pribadi, atau sekedar meramaikan dengan postingan yang sebenarnya gak jelas. Kiral ini baru berdiri satu tahun ke belakang kalau gak salah, dan kemarin tanggal 5 Februari 2012, baru dipilih ketua dari Kiral ini, dan kami menyebutnya Jendral.) sepenggal kisah, eh sepenggal puisi, eh bukan juga, apa ya nyebutnya, yaaaa pokonya saya post di Kiral begini:

Selasa, 07 Februari 2012

Ah, Masa Iya Jatuh Cinta?

photo from here
Setidaknya saya mengerti ada yang salah terhadap mimpi yang saya terus bayangkan. Ada yang harus saya perbaiki dari cara saya berinteraksi dengan sebuah bayangan. Yang justru malah mematikan ketika diam dan bermimpi. Seolah enggan untuk kembali terjaga. Begitulah kira-kira.

Jangan Dulu Mainkan Hati

photo from here


Bergeming dalam takut ketika harus gelapkan pandang.
Melelapkan lelah dalam opera kepedihan yang dibuat sengaja.
Ia hanya menghidupkan bayang tak berharap.
Yang menyapa tanpa melirik.
Yang mengulik luka tanpa menyapa.
Ah entahlah..
aku tersenyum saja,
Ia dilenakan cinta hingga hampa.
Dan katanya,
Ia hanya tak ingin terlelap bermandikan bunga.
Yang mengurai alir basahi pipi tanpa sadar,
Ketika sejenak terjaga.

Saya Suka Kesini

Yippy!

Yuk, ah, lagi-lagi saya mau ceritatempat makan yang lumayan sering banget saya datangin waktu di Bogor. SOP BUAH PAK EWOK. Tempatnya, serius deh enak banget, enak buat sama temen-temen, keluarga atau bahkan pacaran. Dulu waktu jamannya pacaran sering banget kesini berdua, dan setelah putus juga sering banget sama temen-temen buat makan. :)
menu yang paling sering saya pesan,
sop buah susu dan pempek kapal selam.
sop buah yang isinya cuma mangga, apel, stroberry, dan nangka hehe (saya gak suka buah)

Senin, 06 Februari 2012

Kebun Raya Bogor

Kemarin, tanggal 5 februari 2012, setelah ketemu sahabat SMA, sebelum pulang lagi ke Pandeglang dan sebelum balik lagi ke Semarang (hehehe panjang amat), saya menyempatkan diri untuk main ke Kebun Raya Bogor. Agak-agak gimana gitu, selama empat tahun di Bogor saya gak pernah sama sekali ke kebun raya. Dan kemarin ini PERTAMA KALINYA seumur hidup saya! hahaha kebangetan ya?

Awalnya, agenda ke kebun raya gak jadi karena mau ke rumah saudara di Mega Mendung, tapi karena katanya macet banget, yasudaaaahhh gak jadi dan akhirnya main ke kebun raya deh.

Dan ini beberapa foto yang saya coba ambil hehe
Maklum yaaaa, masih amatiran dan asal jepret aja :)

kursi sendiri
(salah satu favorit saya, tapi salah ambil fokus hehe)

Sabtu, 04 Februari 2012

Eco Raos

Saya cuma mau cerita nih, selama saya tinggal di Bogor ada tempat makan yang jadi favorit saya, namanya Eco Raos. Sebenernya gak begitu enak makanannya, maksudnya gak enak-enaaaaaakkk banget. Biasa aja. Tapi sambelnya itu lhooooo, Masya Allah! Selama saya di Semarang aja, (belum lama sih hahaha) belum nemu sambel yang sepedes di Eco Raos ini. Gak banyak pilihan makanannya juga, rumah makan Eco Raos ini emang cuma nyediain ayam (goreng) gepuk, ayam bakar, ayam goreng bumbu cabe merah, dan ayam goreng bumbu cabe hijau. Oh ya, ada bebek goreng juga. Nah untuk tambahan lainnya paling cuma, sayur asem, goreng tahu, dan goreng tempe. Yaaa khas sunda gitu deh. Tapi sekali lagi, SAMBELNYA HOT PARAH!! Berhubung emang saya penggila pedes yaaaaa makanya jadi suka banget kalau harus makan disana. hhmmmm yummy.
 
Nah, ini menu favorit saya,
menu termurah dengan porsi sambel yang lebih banyak.
keliatan kan bedanya sambal yang saya pesan dengan sambal porsi temen saya (disebrangnya)?? :)


Kamis, 02 Februari 2012

Dusun Thekelan

Saya cuma mau share beberapa foto waktu saya dan angkatan saya bakti sosial di Dusun Thekelan, di lereng gunung Merbabu. Masih banyak sebenernya foto yang pengen di share. Tapi segini aja dulu yaa :)