![]() |
photo from here |
Yang harus saya lakukan :
1.
Bersyukur
2.
Bersyukur
3.
Bersyukur
4.
Bersyukur
5.
Bersyukur
6.
Bersyukur
7.
Bersyukur
8.
Bersyukur
9.
Bersyukur
10.
Bersyukur
11.
Menahan nafsu makan
12.
Menahan nafsu makan
13.
Menahan nafsu makan
14.
Menahan nafsu makan
15.
Menahan nafsu makan
16.
Menahan nafsu makan
17.
Menahan nafsu makan
18.
Menahan nafsu makan
19.
Menahan nafsu makan
20.
Menahan nafsu makan
21.
Menahan nafsu makan
22.
Menahan nafsu makan
23.
Menahan nafsu makan
24.
Menahan nafsu makan
Belakangan ini nafsu makan entah kenapa
jadi membabi buta. Pagi-pagi sarapan bubur atau bahkan nasi, disela-sela
sebelum makan siang saya hampir selalu ‘mengganjal’ perut dengan tahu baso atau
sosis solo, yaaa semacam gorengan gituu. Masuk jam 12 saya terpanggil secara
otomatis untuk segera makan siang. Disela-sela sebelum makan malam, yang saya
lakukan juga hampir sama --- JAJAN! Beli susu, atau risoles, atau mie ayam,
atau bakso, atau eskrim, atau bahkan NASI! Hahaha tapi masuk jam 7 malam, secara
otomatis LAGI perut saya
teriak-teriak lapar. Entah suatu keharusan atau gimana saya masih juga belum
bisa paham, kenapa ‘panggilan kelaparan’ hampir selalu membabi buta di setiap
jamnya? Padahal saat liburan sebelum masuk kuliah, saya dengan sangat anggunnya
menahan nafsu makan, dan tiba di angka 44 kg. Setengah tahun kuliah, naik 3 kg.
Setengah tahunnya lagi naik 3.5 kg. dan bertahan sampai sekarang. Ditambah tubuh saya yang satu meter setengah lebih sedikit, bayangan jadi sedikit menyeramkan.
Oh my God!
SAYA MAU KURUUUUSSSS …
Turun 4.5 kilooooooo aja, jadi 46 kg.
Boleh gak, ya Allah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar